Bantul, 28 Mei 2025 – Bank BPD DIY terus berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan kepedulian sosial, hal tersebut diwujudkan dengan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp200 Juta kepada masyarakat Dusun Pedak Baru, Banguntapan, Bantul.
Penyerahan secara simbolis dilakukan bersamaan dalam rangkaian acara Program 100 Hari Kerja Bupati Bantul yang dihadiri oleh unsur Forkompimda Kabupaten Bantul, Pejabat Perusahaan, serta tokoh masyarakat.
Bantuan CSR diserahkan secara simbolis oleh Direktur Umum Bank BPD DIY Ir.Hudan Mulyawan, S.T., M.Kom., IPM., kepada Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih, untuk selanjutnya disalurkan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pedak Baru sebagai pelaksana kegiatan.
“Kami berharap program ini tidak hanya memberikan dampak fisik pada lingkungan, tetapi juga memupuk semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam membentuk budaya bersih untuk lingkungan. Bank BPD DIY akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tapi juga mitra pembangunan,” ujar Hudan Mulyawan, Direktur Umum Bank BPD DIY.
Penyaluran CSR Bank BPD DIY dimanfaatkan untuk Renovasi balai RW, Pelebaran halaman depan balai/tutup plat beton, Pembangunan kamar mandi/WC umum, serta penghijauan di area kampung.
Penyaluran bantuan CSR diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan sanitasi lingkungan warga, mendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan Bank BPD DIY sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada layanan keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Acara penyerahan CSR turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta, S.Sos., M.M., Kepala Dinas PUP ESDM DIY Ana Rina Herbranti, S.T., M.T., Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budiraharja, S.K.M., M.Kes., Asisten Pemerintahan, Staf Ahli, Jajaran Forkompimda Kabupaten Bantul, kepala OPD, serta tokoh masyarakat setempat.